PT Hexindo Gemilang Jaya merupakan anak perusahaan dari Ramba Energy Ltd, salah satu perusahaan minyak dan gas (migas) serta logistik di Indonesia yang tercatat di Bursa Efek Singapura.
CEO Ramba Energy David Aditya Soeryadjaya menuturkan, perusahaan menargetkan blok Lemang dapat memproduksi minyak sebanyak 500 barel per hari (bph). Menurutnya, perusahaan akan mempertahankan produksi dengan jumlah tersebut paling tidak dalam waktu dua hingga tiga bulan mendatang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Nanti pelan-pelan ditambah 100 barel lagi, targetnya dua ribu produksinya. Tahun depan mulai ke angka dua ribu lah," imbuh dia.
Belanja Modal
Dengan penambahan sumur tersebut, perusahaan menyiapkan belanja modal (capital expenditure/capex) senilai US$60 juta. Namun, rencana jangka panjangnya, perusahaan akan membuat sebanyak 23 sumur. Sehingga, perusahaan bercita-cita dapat memproduksi minyak 10 ribu bph nantinya.
David menjelaskan, perusahaan masih akan fokus pada lapangan Akatara baru kemudian akan merambah pada lapangan minyak Wajik. Keduanya sama-sama berada di Blok Lemang. Namun, tak menutup kemungkinan jika perusahaan memiliki kesempatan untuk melakukan eksplorasi di tempat lain.
"Kan masih ada wajik, jadi kami sibuk itu dulu ya, Wajik dan Akatara. Ya pokoknya tapi kami jalan terus, kamu mau jalan terus," pungkasnya. (gen)