Direktur Utama BPDP-KS Bayu Krisnamurthi mengatakan, dana tersebut berasal dari sisa alokasi dana replanting tahun ini yang ditambah dengan alokasi khusus untuk tahun depan.
"Terdapat dana yang dialihkan dari tahun ini, ditambah Rp400 miliar (alokasi untuk tahun depan). Plus, kalau terserap semua, bisa dibulatkan menjadi Rp1 triliun," tutur Bayu di perhelatan 12th Indonesian Palm Oil Conference (IPOC) 2016 yang digelar di Bali International Convention Center (BICC) Nusa Dua, Jumat (25/11).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Makanya, sekitar Rp384 miliar sisa dana replanting yang tak tersalurkan tersebut akan dialihkan untuk dana replanting di tahun depan.
"Yang penting, kami ingin maksimal program replanting ini," terangnya.
Sebagai informasi, dari alokasi dana replanting senilai Rp784 miliar sampai Rp1 triliun tersebut, BPDP-KS setidaknya bisa melakukan replanting pada perkebunan kelapa sawit seluas 31.360 hektare (ha) sampai 40 ribu ha.
Pasalnya, BPDP-KP mengalokasikan dana senilai Rp25 juta untuk melakukan replanting kelapa sawit di lahan seluas satu ha. (bir/gen)