“Di Indonesia orang sering mengatakan, ‘Ah, sama teman sendiri jangan begitulah. Saya kan tahu kita masuk sama-sama di Direktorat Jenderal Pajak. Kita pernah susah sama-sama. Saya tahu latar belakang kamu,’” tutur Sri Mulyani saat melantik dua pejabat eselon II DJP di Gedung Djuanda I Kemenkeu, Selasa (29/11).
“Selalu banyak sekali excuse (alasan) untuk menjadi alat bagi kita untuk tidak menghormati fungsi masing-masing,” tambahnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Saya ingin kultur Indonesia yang mengatakan silaturahmi, persaudaraan, dan solidaritas itu harus terus dijaga dan diperkuat. Namun, jangan diwujudkan di tempat yang salah,” ujar mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini.
“Saya tahu itu tugas itu tidak mudah apalagi Anda (Harry) berasal dari dalam dan kenal semua pejabat pajak,” ujarnya.
Dengan adanya direktorat ini, DJP diharapkan memiliki keinginan yang besar dan mekanisme untuk memperbaiki diri dari dalam.
“Menjadi suatu ironi kalau sesudah sepuluh tahun kita masih harus mengingatkan,” ujarnya.
Secara terpisah, Harry meminta kerjasama dari seluruh aparatur DJP untuk bisa menjadikan DJP, instansi pemerintah yang lebih baik.
“Seorang Harry Gumelar tidak bisa menjadikan DJP itu menjadi baik. Artinya, harus seluruh komponen DJP dari mulai eselon satu, dua, tiga, empat, pelaksana membangun komitmen dengan baik,” ujarnya.