Ia mencatat jumlah KUR sektor perikanan yang dimanfaatkan masyarakat hanya mencapai RP779,8 miliar atau setara 1,3 persen dari total penyaluran KUR. Luhut mengatakan bakal terus mencari faktor kecilnya penyaluran kredit untuk nelayan saat ini.
"Kita harus cari tahu dulu apa penyebabnya, apakah karena penyalurannya yang memang kecil atau prosesnya yang menghambat," kata Luhut, dikutip Kamis (1/12).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kapal tidak murah, nelayan kan perlu kapal. Makanya KUR harus berjalan dong buat beli kapal dan kebutuhan lainnya," kata Luhut.
"Kurang lebih Rp150 miliar yah atau itu yang ada di database portofolio kredit kecil BNI," kata Anton, saat dihubungi CNNIndonesia.com, Rabu (30/11) malam.
Menurutnya, total share tersebut sudah cukup untuk memenuhi kredit usaha nelayan. Karena, bukan hanya BNI yang memberikan bantuan kredit.
Namun, untuk tahun depan, sesuai dengan rencana fokus penyaluran KUR, sektor perikanan akan menjadi salah satu target utama setelah sektor pertanian, industri, dan pariwisata serta perdagangan.
"Tahun depan ini akan lebih fokus, tahun ini kita juga fokus di sektor (perikanan) tapi memang belum menjadi prioritas, 2017 perikanan sudah jadi prioritas yah," kata Anton.
Nantinya, BNI kata Anton akan melakukan program kerja dengan pola kemitraan, kerjasama inti plasma, kerjasama dengan lembaga dan institusi serta kementerian.
"Makanya nanti KUR-nya akan kita tingkatkan sekitar 5 persen, dan juga ada optimalisasi pola supply chain financing," kata dia.
Sehingga, menurut Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti perlu adanya kerjasama dengan sektor perbankan, sehingga kebutuhan KUR di tahun 2017 bisa terpenuhi.
"Untuk tahun ini, pemerintah sebenarnya sudah mendorong perbankan untuk menyalurkan KUR kepada para nelayan, tapi kan semuanya belum mudah memberikan (KUR)," kata Susi.
Oleh karena itu, dirinya sudah meminta kepada Menko Bidang Kemaritiman untuk secepatnya menggerakan pihak perbankan untuk meringankan beban nelayan dengan memberikan kemudahan dalam penyaluran KUR.
"Nanti Pak Luhut yang gerakan semua perbankan, biar cepat beres itu," kata Susi.