Pengangkatan keduanya sebagai bos perseroan dilakukan hari ini, Jumat (2/12) dipimpin oleh Deputi Bidang Restrukturisasi, Aloysius K. Ro, Deputi Bidang Usaha Energi, Logisitik, Kawasan dan Pariwisata, Edwin Hidayat Abdullah, Dewan Komisaris dan Direksi Pertamina serta Pejabat Eselon II Kementerian BUMN.
Aloysius mengatakan pengangkatan tersebut dilatarbelakangi adanya restrukturisasi organisasi Pertamina melalui perubahan nomenklatur Direksi bulan Oktober lalu. Adapun restrukturisasi tersebut meliputi penambahan Wakil Direktur Utama yang bertindak selaku Chief Operating Officer yang mengkoordikanasikan dua bidang tugas Direksi yaitu Direktur Pemasaran dan Direktur Pengolahan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dengan redefining ini, Pertamina bisa lebih fokus dan mendukung tata kelola gas nasional melalui pengelolaan gas yang lebih terintegrasi setelah terbentuknya holding BUMN Migas, Pertamina juga harus bisa menjadi perusahaan energi kelas dunia," ujar Aloysius dalam keterangan resmi, Jumat (2/12).
1. Dwi Soetjipto, Direktur Utama
2. Ahmad Bambang, Wakil Direktur Utama
3. Syamsu Alam, Direktur Hulu
4. Yenni Andayani, Direktur Gas
5. Arief Budiman, Direktur Keuangan dan Strategi Perusahaan
6. Dwi Wahyu Daryoto, Direktur SDM, Teknologi Informasi dan Umum
7. Rachmad Hardadi, Direktur Megaproyek Pengolahan dan Petrokimia
8. Muchamad Iskandar, Direktur Pemasaran dan
9. Toharso, Direktur Pengolahan Pertamina (gen)