Akibat gagal dalam reformasi konstitusi, pagi ini, euro cenderung melemah terhadap dolar AS diikuti melemahnya harga minyak. Dilansir dari Reuters, nilai tukar euro sempat menyentuh US$ 1,0505 yang merupakan nilai terendah sejak Maret 2015.
“Indeks dolar AS yang melemah pada Jumat lalu, pagi ini berbalik arah terdorong oleh hasil referendum Italia. Rupiah dan IHSG berpeluang melemah hari ini,” ujar Tim Riset Samuel Sekuritas dalam risetnya, Senin (5/12).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Gagasan referendum ini diajukan oleh Renzi untuk mengubah konstitusi dengan harapan dapat menggenjot kembali perekonomian Italia yang mengalami perlambatan.
Para pendukung referendum ini mengatakan, tujuan dari gagasan ini adalah untuk menyederhanakan sistem dalam pemerintahan Italia dengan memangkas jumlah anggota Majelis Tinggi Parlemen dari 315 menjadi 100.