Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Pembinaan Program Migas, Direktorat Jenderal Migas Kementerian ESDM Suryaningsih menjelaskan, instansinya akan mengatur dua komponen yang membentuk tarif pengangkutan gas. Kedua komponen tersebut adalah tingkat pengembalian internal (Internal Rate of Return/IRR) dan juga umur ekonomis pipa distribusi.
"Regulated margin sedang dibahas, mungkin tinggal legal drafting-nya yang sedang dibicarakan. Konsepnya ada di dua komponen, yaitu di IRR dan perpanjangan masa usia ekonomis pipa," jelas Suryaningsih, kemarin.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sedangkan dengan memperpanjang masa usia pipa, maka beban penyusutan (depresiasi) pipa bisa diperkecil per tahunnya. Dengan demikian, perusahaan niaga gas bisa menurunkan beban usahanya dan tercipta tarif yang lebih efisien.
Di samping itu, ia berharap pengaturan margin niaga gas ini bisa terbit pada tahun depan. Peraturan ini, jelasnya, tak akan muncul di tahun ini mengingat 2016 tinggal menghitung hari.
"Kebetulan diusahakan secepatnya," jelasnya singkat.
Sebelumnya, Kementerian ESDM pernah mengusulkan untuk membuat umur ekonomis pipa menjadi 20 tahun untuk pipa transmisi dan 10 hingga 15 tahun untuk pipa distribusi. Rencananya, ketentuan ini akan masuk di dalam revisi Permen ESDM Nomor 19 Tahun 2009. (gen)