Dikutip dari keterangan resmi perseroan, Senin (12/12), kenaikan tersebut telah memperhitungkan faktor inflasi dan proyeksi kenaikan kebutuhan nasabah dari tahun sebelumnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sasaran utama pendistribusian dana adalah wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek) yang mencapai 60 persen dari total dana yang disiapkan. Di samping itu, pendistribusian dana juga diarahkan untuk wilayah-wilayah lain yang membutuhkan dana dalam jumlah besar antara lain, Surabaya, Bandung, Medan, Pekanbaru, dan Palembang.
Saat ini, terdapat 17.461 ATM Mandiri yang tersambung dalam jaringan ATM Link ATM Bersama, ATM Prima dan Visa/Plus di seluruh Indonesia.
“Untuk mengantisipasi peningkatan kebutuhan dana nasabah, kami juga menyiapkan pasokan dana sebesar Rp800 miliar per hari untuk mengisi mesin ATM sejak satu pekan sebelum Hari Natal. Jumlah tersebut naik sekitar 20 persen dari rata-rata harian pasokan dana ATM pada tahun lalu” ujar Rohan dalam keterangan tertulis.
Menurut Rohan, Bank Mandiri telah menerapkan sistem Cash Management dan sistem monitoring operasional seluruh ATM untuk memastikan ketersediaan uang dalam ATM.
Dengan menerapkan sistem tersebut, kenaikan kebutuhan kas ATM maupun permasalahan ATM akibat perubahan pola belanja nasabah dapat diminimalisir dan ditangani secepatnya, sehingga ATM Mandiri akan selalu siap digunakan nasabah.
Selain layanan ATM, layanan perbankan Mandiri melalui telepon maupun jaringan interner (online) juga tetap beroperasi 24 jam.
Kantor Cabang Tetap Beroperasi
Rohan menambahkan, seluruh jaringan 2.505 kantor cabang Bank Mandiri akan tetap beroperasi normal pada hari kerja hingga akhir tahun 2016, kecuali pada libur natal dan tahun baru.
Lebih lanjut, pada cuti bersama 26 Desember 2016, sebanyak 198 kantor cabang akan beroperasi secara bergiliran untuk memberikan layanan perbankan terbatas dan menerima pembayaran pesanan pengiriman (delivery order) Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) PT Pertamina.
(tyo)