Direktur Utama Bank BTN Maryono menjelaskan, perusahaannya akan bekerja sama dengan Perusahaan Umum Pembangunan Perumahan Nasional (Perum Perumnas). Di mana Perum Perumnas akan menyediakan lokasi perumahannya, dan BTN akan menyediakan pembiayaannya.
"Mapping perumahannya telah disampaikan kepada kami untuk pembiayaan perumahan," ucap Maryono, Selasa (13/12).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi nanti kami ciptakan rumah layak sehingga layak huni," imbuhnya.
"Itu harga untuk rumahnya, belum termasuk tanah. Harga murah belum termasuk tanah," jelas dia.
Adapun, Bank BTN akan terus melakukan pengkajian untuk mematangkan konsep dari produk ini agar nantinya kredit yang ditawarkan sesuai dengan kemampuan dan kebutuhan dari masyarakat kelas menengah ke bawah.
Namun, Maryono percaya bahwa masyarakat kelas menengah ke bawah sudah banyak yang memenuhi syarat perbankan untuk mengajukan permohonan kredit atau biasa disebut bankable.
"Kita harus sadar, masyarakat kelas menengah ke bawah sudah bankable," ucap Maryono. (gen)