Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Ignasius Jonan mengatakan, penurunan konsumsi listrik lumrah terjadi saat hari besar nasional.
"Hari Raya Idul Fitri, Idul Adha, Natal, dan Tahun Baru, serta hari besar lainnya penggunaan listrik memang berkurang khususnya pada perkantoran atau industri. Hal ini mempengaruhi tinggi dan rendahnya beban puncak kelistrikan," kata Jonan dalam keterangan tertulis Satuan Komunikasi Korporat Perusahaan Listrik Negara, Sabtu (24/12).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Beban puncak saat Natal tahun ini diperkirakan turun 18%. Sementara saat tahun baru berkurang lebih banyak yakni 24%.
Turunnya konsumsi membuat pasokan listrik selama periode Natal dan tahun baru untuk Jawa-Bali berada dalam kondisi cukup. Dengan begitu PLN akan memiliki cadangan listrik cukup besar.
Sedangkan beban puncak pada 1 Januari 2017 diperkirakan sebesar 18.903 MW pada pukul 19.00 WIB. Untuk beban puncak pada 1 Januari 2017 siang, diperkirakan sebesar 16.882 MW terjadi pukul 13.30 WIB.
PLN memperkirakan secara umum beban puncak kelistrikan Jawa Bali pada tahun 2017 akan mencapai 26.053 MW atau tumbuh 4 %. (sur)