Ketua Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan Guntur Witjaksono mengatakan, direksi BPJS Ketenagakerjaan mengklaim masih melakukan kajian. Menurutnya, paling tidak membutuhkan waktu sekitar satu kali tiga tahun dalam menyesuaikan iuran pensiun.
"Tidak tahun ini. Kan tiga tahun. Nah, ini masih dikaji. Kan produk pensiun ini juga baru satu tahun. Jadi, masih ada tahun depan," ungkap Guntur, Senin (9/1).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini harus dihitung betul. Kalau tidak dinaikkan berat nantinya," imbuh dia.
Terkait rencana ini, BPJS Ketenagakerjaan juga memperhitungkan respons dari peserta nantinya jika dinaikkan. Makanya, Guntur menilai, perlu adanya kesadaran dari tiap peserta itu sendiri agar ke depannya tidak timbul permasalahan.
Guntur menginformasikan, total peserta program Jaminan Pensiun telah mencapai 8,9 juta dalam satu tahun ini. Kondisi tersebut membuktikan adanya kesadaran dari masyarakat untuk menabung demi hari tua mereka.
"Ini bisa dibilang cepat sekali, ini kan program baru. Jadi, kesadarannya sih sudah kelihatan," pungkasnya. (bir/gen)