Direktur Ciputra Residence, Agussurja Widjaja mengungkapkan, perusahaan tak memasang target lebih karena hanya membidik pembangunan dua proyek komersial di tahun ini.
"Capex relatif sama dengan tahun lalu karena untuk proyek reguler kami masih sama, seperti pembangunan jalan. Kalau komersial hanya dua, bangun hotel dan pusat perbelanjaan atau mal," ungkap Agus di kawasan Citra Raya, Tangerang, Rabu (11/1).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Otomatis Rp500 miliar akan dikucurkan anak perusahaan Ciputra Group untuk membangun jalan. Sementara Rp500 miliar sisanya terbagi menjadi Rp300 miliar untuk membangun pusat perbelanjaan dan Rp200 miliar untuk membangun hotel.
Kedua proyek komersial tersebut juga diharapkan dapat menambah kelengkapan fasilitas di dekat perumahan Citra Raya tersebut.
"Kami harapkan kedua proyek komersial ini bisa mulai groundbreaking di semester II tahun ini. Jadi, tahun 2019 sudah selesai. Karena kita butuh sekitar dua tahun untuk selesaikan," kata Agus.
Sementara untuk proyek reguler, seperti pembangunan rumah huni, General Marketing Ciputra Residence Yance Onggo menyebutkan, perusahaan tak memiliki proyek baru di tahun ini.
"Sampai sekarang sudah terjual sekitar 70 persen dari 1.500 unit. Kita harapkan 30 persen lagi bisa terjual semua di semester I tahun ini," ucap Yance pada kesempatan yang sama.
Yance menerangkan, sebanyak 1.050 unit hunian dari kedua perumahan tersebut telah terjual sejak 2016 lalu. Adapun dari penjualan 1.050 unit hunian tersebut telah setengah dikerjakan oleh Ciputra Residence dan diperkirakan akan selesai di tahun ini.
Ciputra Residence membanderol harga Rp500 juta sampai Rp1 miliar untuk satu unit hunian di kedua perumahan tersebut. "Sejak tahun 2016 lalu, kami sesuaikan harganya. Jadi, makin ke sini makin naik," pungkasnya.