Kepala Riset First Asia Capital David Sutyanto menjelaskan, saham Wall Street tadi malam bergerak di teritori negatif. Lihat saja, DJIA dan S&P masing-masing terkoreksi 0,3 persen di 19.826,77 dan 2.267,89.
"Pasar saham global lebih didominasi isu politik di AS dan Inggris terkait masa depan negara tersebut pasca pelantikan Trump akhir pekan ini dan keluarnya Inggris dari Uni Eropa," ungkap David dalam risetnya, dikutip Rabu (18/1).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
David memprediksi pergerakan IHSG masih sama seperti kemarin, di mana IHSG bergerak bervariasi dengan sentimen eksternal yang lebih mendominasi. Menurutnya, IHSG akan bergerak dalam rentang support 5.250 dan resisten 5.300.
Selain itu, adanya peningkatan rating JP Morgan mengenai saham Indonesia menjadi neutral dari sebelumnya underweight juga menjadi sentimen positif bagi pasar modal.
Ia memprediksi IHSG dapat bergerak dalam rentang support 5.251-5.259 dan resisten 5.280-5.294. Namun, Reza tetap mengingatkan agar pelaku pasar tetap mencermati pergerakan saham dan sentimen yang ada, untuk mengantisipasi jika adanya pelemahan lanjutan. (gen)