“Kami berharap di tahun ini, para Kepala Satuan Kerja (satker) Kemenperin dapat memberikan perhatian terhadap pelaksanaan program dan kegiatan prioritas serta melakukan monitoring dengan intens,” kata Airlangga, dikutip dari laman Kemenperin, Kamis (26/1).
Menurut Airlangga, pencapaian realisasi anggaran akan menjadi tanggung jawab para Kepala Satuan Kerja, yang dipantau dan dievaluasi langsung olehnya. Politisi Partai Golkar menuturkan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menginstruksikan agar seluruh kementerian/lembaga (K/L) melakukan upaya maksimal untuk mempercepat penyerapan anggaran di mulai dari awal tahun.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Program link and match antara Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dengan industri ini guna memenuhi target sebanyak satu juta SDM yang tersertifikasi kompetensi pada tahun 2019. Program ini juga diselenggarakan dengan merevitalisasi 750 SMK yang ada,” tuturnya.
“Kita juga perlu melihat value chain di tingkat ASEAN, yang bersifat melengkapi untuk mendukung daya saing industri dalam negeri,” ujarnya.
“Selain itu, pengembangan industri kecil dan menengahberupa penguatan akses bahan baku, pasar, pembiayaan, dan peralatan. Bahkan, langkah ini perlu dibentuk task force,” imbuhnya.
Pada tahun 2016, Kemenperin memperoleh alokasi pagu anggaran awal sebesar Rp3,2 triliun. Namun mengalami pemotongan anggaran pada Mei 2016 sebesar Rp369 miliar dan penghematan anggaran pada Agustus 2016 sebesar Rp854 miliar. Sehingga total pemotongan dan penghematan sebesar Rp1,2 triliun.
Sementara itu, pagu anggaran Kemenperin tahun 2017 sebesar Rp2,9 triliun. (gen)