"Generasi milenium tidak bisa membeli atau mencicil rumah di dalam kota. Karena pendapatannya dalam 4-5 tahun bekerja hanya naik 10 persen. Tidak sebanding dengan kenaikan harga tanah yang bisa mencapai 15-20 persen,” kata Darmin, Kamis (2/2).
Oleh karena itu, mantan Gubernur Bank Indonesia (BI) berani memastikan jika kondisi tersebut tidak diantisipasi oleh generasi muda dengan mencari pekerjaan yang bisa memberi penghasilan lebih besar atau tidak tergerak mencari rezeki tambahan dengan berdagang, maka memiliki rumah selamanya akan menjadi mimpi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi dalam beberapa tahun akan ketinggalan," tambahnya.
Menurut Darmin, masalah tanah saat ini bukan hanya penting bagi pertanian, melainkan juga penting bagi masyarakat miskin di perkotaan.
Apalagi, dari total luas wilayah Indonesia sekitar 34 persen diantaranya merupakan tanah. Namun, dari 34 persen tanah tersebut sebanyak 67 diantaranya merupakan hutan yang tidak bisa ditempati. Hanya 33 persen merupakan lahan yang bisa dimanfaatkan sebagai permukiman. (gen)