Seperti dikutip dari Reuters, indeks Nasdaq juga menguat moderat menjadi ditutup pada rekor tinggi untuk hari kedua berturut-turut, terangkat oleh nama-nama saham perusahaan teknologi besar seperti Facebook dan Apple.
Indeks Dow Jones Industrial Average turun 35,95 poin atau 0,18 persen ke level 20.054,34, indeks S&P 500 naik 1,59 poin atau 0,07 persen ke 2.294,67 dan Nasdaq Composite menambahkan 8,24 poin atau 0,15 persen ke level 5.682,45.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saham Allergan naik 3,7 persen setelah laba dan pendapatan kuartal keempat produsen obat itu melampaui estimasi. Sementara saham Gilead Sciences anjlok 8,6 persen dan menjadi hambatan terbesar pada laju indeks S&P setelah perkiraan lemah untuk obat hepatitis C dari perusahaan.
Namun penguatan telah mengalami stagnansi dalam beberapa hari terakhir karena investor menunggu rincian lebih lanjut tentang agenda kebijakan ekonomi Trump.
"Biasanya, ini akan menjadi periode di mana pendapatan perusahaan mendorong pasar," kata Peter Tuz, Presiden Chase Investment Counsel.
Saham sektor keuangan, yang telah melonjak sejak pemilu, menjadi yang terburuk di S&P, dan jatuh 0,8 persen. Saham Goldman Sachs turun 0,8 persen, menjadi hambatan terbesar pada indeks Dow Jones, sedangkan saham JP Morganturun 0,9 persen.
Saham perbankan sensitif terhadap perubahan suku bunga, dan hasil Treasury AS jatuh ke tingkat terendah dalam beberapa minggu. (gir)