Direktur Consumer Banking Group DBS Indonesia Wawan Salum mengatakan, nantinya DBS akan mengambil alih nasabah kartu kredit ANZ Indonesia yang saat ini jumlah nya mencapai 800 ribu.
"Jadi nanti kartunya akan di-rebranding menjadi DBS," ujar Wawan, dikutip Jumat (10/2).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tidak harus kucurkan investasi lagi kalau kita sudah punya kartu kredit limpahan dari ANZ. Kalau kita buat sendiri pasti investasinya lebih besar," ujarnya.
"Secara efektif ini akan meningkatkan jumlah nasabah kami sebesar enam kali lipat," ujarnya.
Sepanjang 2016, bisnis consumer banking DBS telah mencapai pertumbuhan pendapatan hingga 62 persen secara year on year (yoy). Beberapa unit bisnis yang berkontribusi terhadapa pertumbuhan bisnis tersebut meliputi bisnis wealth management, Kredit Tanpa Agunan (KTA) dan pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK).
Tahun ini, Wawan menargetkan pertumbuhan secara keseluruhan consumer banking hingga 18 persen dari tahun lalu. Khusus untuk bisnis wealth management dan KTA ditargetkan masing-masing tumbuh hingga 15 persen.
"Tahun ini sekitar 15 persen. Pendorongnya adalah mudah-mudahan dana amnesty yang sudah masuk ke Indonesia bisa jadi pendorong. Kan ada di banyak bank, di lock tiga tahun tapi bukan di satu bank," pungkasnya.