Untuk tahap awal, BTN telah menyetujui pemberian kredit mencapai Rp15 miliar kepada 300 pedagang yang tersebar di beberapa kabupaten dan kota di Jawa Tengah.
"Pedagang mie bakso ada yang mengajukan Rp20 juta, Rp50 juta, dan Rp75 juta sesuai dengan batas maksimal yang kami berikan," ujar Direktur Utama Bank BTN Maryono, Semarang, Jawa Tengah, Jumat (24/2).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Yang penting, mereka tergabung dalam komunitas pedagang atau koperasi, serta merupakan binaan Kementerian Koperasi dan UKM dengan penilaian baik," katanya.
Adapun, fasilitas kredit yang ditawarkan Bank BTN, antara lain pemohon kredit berhak mengajukan kredit dengan batas maksimal Rp75 juta per orang. Selain itu, uang muka (down payment/DP) mulai dari satu persen untuk pembeliann rumah pertama dan DP 10 persen untuk pembangunan rumah atau renovasi.
Maryono mengungkapkan, pedagang bisa mengajukan kredit secara berulang. Terakhir, KPR BTN Mikro disertai dengan asuransi kredit properti.
Melalui produk KPR BTN Mikro, Maryono berharap, dapat meningkatkan pertumbuhan hunian bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di sektor informal, termasuk petani dan nelayan.
"Dengan KPR Mikro, BTN membuka ruang bagi masyarakat yang lebih luas dalam memperoleh akses pembiayaan perumahan," imbuh dia.
Sementara itu, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menilai, terobosan dari BTN mampu meningkatkan pertumbuhan jumlah rumah bagi MBR, sekaligus mendukung tercapainya program satu juta rumah, seperti yang diinstruksikan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).
"Pada 2015 lalu, kami capai pembangunan 700 ribu unit rumah untuk MBR. Tahun lalu, lebih dari 800 ribu. Semoga dengan program ini, kami bisa tembus satu juta rumah," kata Basuki yang turut hadir dalam acara perilisan KPR BTN Mikro.
Selain itu, Basuki berharap, Bank BTN mampu memperluas pemberian KPR Mikro kepada pekerja di sektor informal lainnya, misalnya komunitas tukang cukur rambut di Garut, Jawa Barat hingga komunitas-komunitas pekerja informal lain di seluruh Indonesia. (bir)