The Federal Reserve (The Fed) atau bank sentral AS diprediksi mengerek naik suku bunganya lebih dari satu kali di sepanjang tahun ini. Kebijakan The Fed itu masih bergantung dari realisasi kebijakan Presiden AS Donald Trump.
"Timing-nya (waktunya) belum, kami masih lihat kepastian dari Amerika Serikat (AS), terutama sumbernya dari sana yang katanya masih ada kemungkinan Fed Rate naik apakah dua kali atau tiga kali," ujar Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Nelson Tampubolon, Senin (27/2).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pemangkasan jarak capping bunga deposito ini diperkirakan bisa berada di kisaran 10-20 bps.
Ia mengungkapkan, sementara ini, OJK masih fokus untuk memangkas capping bunga deposito bank BUKU III dan BUKU IV. Setelah itu, OJK akan melakukan evaluasi terkait dampak pemangkasan capping bunga deposito untuk kedua jenis bank tersebut.
"Masih, karena memang apapun nanti yang kami akan lakukan perubahan dampaknya pasti ada," terang dia. (bir)