Direktur Jendral Perikanan Tangkap Sjarief Widjaja, yang sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris Jendral KKP mengatakan, pihaknya telah menyiapkan rancangan Mou terkait penawaran kerja sama dan penawaran investasi di Indonesia kepada pemerintah Arab Saudi.
Menurut dia, kunjungan Raja Salman ini bisa mempererat kerja sama dan investasi Arab Saudi dan Indonesia. "Iya sudah siapkan Mou, intinya kepada bagaimana perkembangan produk perikanan Indonesia bisa dikonsumsi oleh masyarakat Saudi, ini peluang besar," kata Sjarief, Selasa (28/2).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Selain ekspor ikan, kami juga tawarkan investasi banyak yah, bisa itu untuk investasi di pulau-pulau kecil, kalau berniat saudi investasi di kami ikannya kan bisa re-ekspor ke Saudi," kata Sjarief.
Raja Salman sendiri dijadwalkan tiba di Jakarta pada 1 Maret besok. Sebelum ke Jakarta, Raja Salman lebih dulu mengunjungi Malaysia dan bertemu Perdana Menteri Najib Razak.
Kedatangan Raja Salman ke Indonesia rencananya akan disambut langsung oleh Presiden Joko Widodo di Bandara Halim Perdanakusuma. Selama sembilan hari Raja Salman dan sekitar 1.500 delegasinya yang terdiri dari 10 menteri dan 25 pangeran akan menghabiskan waktu di Jakarta dan Bali. (bir)