Kepala BPS Suhariyanto mengatakan, penurunan rata-rata harga beras kualitas premium secara bulanan di tingkat penggilingan sebesar 0,24 persen, beras medium 0,57 persen dan kualitas rendah sebesar 0,99 persen.
"Saat ini musim panen raya dan cuaca yang terus hujan tidak mendukung," katanya, Rabu (1/3).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara rata-rata harga beras kualitas medium di penggilingan sebesar Rp9.048,00 per kilogram turun sebesar 0,57 persen, dan rata-rata harga beras kualitas rendah Rp8.584,00 per kilogram turun sebesar 0,99 persen.
"Harga beras dari tingkat petani hingga eceran tercatat mengalami penurunan. Penurunan tersebut menjadi penghambat inflasi," kata Suhariyanto.
Sementara itu, jika dibandingkan dengan Januari 2017, maka rata-rata harga gabah petani mengalami penurunan sebesar 2,41 persen, beras di tingkat penggilingan kualitas medium turun 0,57 persen, harga rata-rata beras tingkat grosir turun 0,07 persen dan beras eceran turun 0,15 persen.
Rata-rata harga gabah kering giling di petani Rp5.525,00 per kilogram yang juga turun 0,32 persen dan di tingkat penggilingan Rp5.621,00 per kilogram atau turun 0,27 persen.
Lebih lanjut, harga gabah kualitas rendah di tingkat petani Rp3.803,00 per kilogram atau turun 9,98 persen dan di tingkat penggilingan Rp3.880,00 per kilogram atau turun 10,33 persen. (gir/gen)