Country Head of Transaction Banking Bank Standard Chartered Michael Sugirin meyakini, kondisi perekonomian yang membaik pada tahun ini akan mendongkrak volume dan nilai transaksi elektronik perbankan.
"Kami targetkan 10 persen, tidak stagnan. Jika terlalu agresif buat apa juga, yang penting harus stabil," ujar Sugirin, mengutip Antara, Jumat (3/2).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sugirin juga memastikan, Standard Chartered meningkatkan investasinya untuk layanan transaksi elektronik. Namun, ia enggan merinci nilai investasi untuk bidang perbankan digital tahun ini.
Standard Chartered Bank berstatus Kantor Cabang Bank Asing (KCBA) berharap transaksi elektronik mampu mendorong pertumbuhan bisnis perseroan tahun ini. Diharapkan, kredit yang dikucurkannya bisa meningkat double digit hingga akhir tahun nanti.
Berdasarkan laporan keuangan perseroan, aset Standard Chartered Bank sebesar Rp 64,7 triliun per Desember 2016. (bir)