Direktur Utama CT Corp Chairal Tanjung menjelaskan, perusahaan tengah fokus pada pembangunan kawasan terpadu atau mixed-used dalam semua rencana pengembangan propertinya.
"Semua nanti akan dibangun kompleks, seperti yang di Cibubur juga," ucap Chairal, Jumat (3/3).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Asal tahu saja, perusahaan baru saja melakukan peletakan batu pertama atau ground breaking pada proyek kawasan terpadunya di Cibubur. Nilai investasi dalam proyek tersebut sebesar Rp3 triliun.
Prioritaskan Bekasi
Chairal menjelaskan, potensi yang paling dekat untuk segera dirilis yakni, proyek di Bekasi. Namun, ia enggan menjelaskan lebih detil kapan tepatnya.
"Bekasi malah beberapa bulan lagi," imbuh dia.
"Dari China ada, Singapura, India. Semua serius, tapi kami masih mempelajari proposal mereka, masih tahap pembicaraan," papar Chairal.
Sementara, untuk dana investasi sendiri perusahaan lebih memanfaatkan pinjaman dari perbankan luar negeri yang tidak berada di Indonesia. Ia menyebut, lebih dari 25 bank asing yang memberikan fasilitas peminjaman.
"Kami pokoknya dari bank-bank asing, ada kombinasi dari profit internal, tapi rata-rata bank luar negeri," tuturnya.
Adapun, Chairal mengklaim, total bank tanah (land bank) CT Corp sekitar 1.000 hektare (ha) di berbagai kota di Indonesia. Pihaknya pun masih terus melakukan akuisisi lahan, sejalan dengan pengembangan proyek propertinya.
"Yang paling baru, kami akuisisi di Palu sama Kupang. Banyak," tutup Chairal.