Direktur Bank QNB Windiarto Tabingin dalam keterbukaan informasi kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) menyatakan, perseroan berencana melepas sebanyak-banyaknya 8,23 miliar lembar saham dalam gelaran bertajuk Penawaran Umum Terbatas (PUT) V ini.
Nantinya, setiap pemegang 1 juta saham lama perseroan yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham Perseroan pada tanggal 28 April 2017 pukul 16:00 WIB berhak atas sekitar 940.458 HMETD.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, perseroan menyatakan, jika para pemegang saham lama tidak melaksanakan haknya untuk membeli saham hasil rights issue yang ditawarkan, maka akan mengalami penurunan persentase kepemilikan (dilusi) dalam jumlah sebesar 48,47 persen.
Saham yang berasal dari pelaksanaan HMETD akan dicatatkan di BEI. Setiap HMETD dalam bentuk pecahan akan dibulatkan kebawah (round down).
"Pemegang saham utama perseroan yakni Qatar National Bank akan melaksanakan haknya sesuai dengan porsi kepemilikan dalam PUT V ini," jelas Windiarto.
Rencananya, dana yang diperoleh perseroan dari hasil PUT V ini setelah dikurangi dengan seluruh biaya yang terkait , digunakan untuk memperkuat struktur permodalan. Hal itu selanjutnya akan digunakan seluruhnya untuk meningkatkan aset produktif perseroan dalam bentuk penyaluran kredit. (gir/gen)