Asmawi berharap, pimpinan baru yang terpilih nantinya bisa membawa bank pelat merah tersebut bersaing di industri keuangan yang saat ini turut diramaikan oleh kehadiran pelaku jasa keuangan berbasis teknologi atau yang kerap disebut fintech.
"Kompetisi bank tidak hanya sesama bank, tetapi juga dengan industri lain, karena teknologi sudah sedemikian pesat," ujar Asamawi, Kamis (9/3).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tantangan perbankan ke depan ini akan lebih berat lagi. Kami akan berhadapan dengan fintech. Kami harus berpikir sebaik mungkin," terang dia.
Di bawah kepemimpinan Asmawi, bank spesialis penyalur kredit mikro tersebut tahun lalu hanya mampu membukukan laba bersih Rp25,8 triliun. Perolehan ini tumbuh tipis 2 persen dibandingkan dengan laba tahun sebelumnya yang sebesar Rp25,2 triliun. (bir)