"Kalau probability Fed rate akan naik itu kelihatan bukan 94 persen, malah sudah 100 persen diperkirakan Fed rate akan naik 25 basis poin. Tentu ini akan membuat penguatan dolar AS dan mata uang negara lain, termasuk Indonesia, agak sedikit melemah," tutur Gubernur BI Agus D.W. Martowardojo saat ditemui di Kementerian Keuangan, Jumat (10/3).
Namun, Agus menilai pelemahan itu hanya akan terjadi sementara. Pasalnya, secara umum fundamental perekonomian Indonesia dalam kondisi prima.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Per akhir Februari lalu, posisi cadangan devisa Indonesia ada di level US$119,9 miliar naik dari posisi bulan sebelumnya, Rp116,9 miliar.
Ke depan, Agus memperkirakan kondisi perekonomian domestik masih akan terjaga kestabilannya. Kendati demikian, BI akan terus memperhatikan perkembangan perekonomian global.
Selain rencana kenaikan suku bunga AS, BI juga menaruh perhatian pada perkembangan ekonomi China, perkembangan harga minyak dan perkembangan geopolitik di Eropa. (gen)