Kitab tersebut bakal berisi sejumlah program untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang pada ujungnya diharap ampuh mengurangi ketimpangan perekonomian.
"Pada 2017 ini, fokus pada penyiapan data dan kerangka regulasinya. Sedangkan 2018, baru pelaksanaannya," ujar Bambang di Kementerian Koordinator bidang Perekonomian, Kamis (16/3).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro. (REUTERS/Iqro Rinaldi) |
"Untuk reformasi agraria, salah satunya realokasi kepemilikan lahan dan sertifikasi lahan," kata Bambang.
Lalu, untuk pendidikan vokasional, pemerintah telah merancang pemberian program pendidikan yang sesuai dengan kebutuhan industri dengan penyesuaian kurikulum pada sejumlah Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).
Namun begitu, Bambang belum merinci lebih dalam mengenai anggaran pemerintah yang disiapkan untuk menunjang sejumlah program pemerataan ekonomi tersebut. Ia menekankan, setidaknya pemerintah harus memetakan kegiatan lebih dulu, sebelum melangkah ke rincian anggaran.
"Kegiatannya dulu, kegiatannya belum ada, kan 2018 baru disusun ini," imbuhnya.
Bambang berharap dengan penyusunan ini, keinginan Presiden Jokowi akan ekonomi yang merata dan berkeadilan bagi seluruh rakyat Indonesia dapat terwujud mulai tahun depan.
Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro. (REUTERS/Iqro Rinaldi)