Seperti diberitakan sebelumnya, pada perdagangan hari ini, perdagangan nilai tukar rupiah ditutup menguat ke Rp13.347 per dolar AS, atau naik 17 poin (0,13 persen) setelah bergerak di kisaran Rp13.313-Rp13.355.
Hal sama juga terjadi pada Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang ditutup menguat 85,86 poin (1,58 persen) ke level 5.518 setelah bergerak di antara 5.458-5.518. Sementara, di pasar valuta asing,
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dody mengungkapkan kenaikan FFR sebesar 25 basis poin telah diperkirakan oleh pasar. Tak ayal, pasar di negara berkembang tidak mendapatkan guncangan.
Lebih lanjut, antipasi kenaikan FFR ke dapan diimbangi oleh perekonomian Indonesia yang masih menarik di mata investor. Terbukti hingga tanggal 13 Maret lalu, aliran dana masuk ke Indonesia mencapai US$2,1 miliar hingga US$2,2 miliar.
Namun demikian, BI juga memantau adanya sedikit penurunan aktivitas penjualan surat berharga dan ekspor yang diharapkan hanya akan terjadi sementara.
Selanjutnya, BI akan terus mencermati dampak lanjutan kenaikan FFR demi menjaga kestabilan makroekonomi dan sistem keuangan.