Waskita Toll Road Incar Rp8 Triliun dari Lego Saham Baru

Dinda Audriene , CNN Indonesia | Jumat, 17/03/2017 15:32 WIB
Waskita Toll Road Incar Rp8 Triliun dari Lego Saham Baru Penerbitan saham baru dilakukan untuk menambah pendanaan proyek jalan tol yang dikerjakan Waskita Toll Road. (Dok. www.waskita.co.id)
Jakarta, CNN Indonesia -- PT Waskita Toll Road (WTR) akan kembali melepas saham baru tahun ini dengan target dana Rp7 triliun-Rp8 triliun, setelah pada Februari kemarin perusahaan telah melepas 29 persen saham baru.

Direktur Keuangan PT Waskita Karya Tbk (WSKT) Tunggul Rajagukguk menyebut, rencana tersebut dieksekusi untuk menambah pendanaan dari proyek jalan tol yang digenggam Waskita Toll Road.

"Menerbitkan saham baru tapi kami tidak mengambil, jadi kami terdilusi. Jadi itu benar-benar uang baru yang masuk untuk komponen ekuiti membangun tol," ungkap Tunggul, Jumat (17/3).

Menurut Tunggul, Waskita Toll Road nantinya akan terbuka dengan investor mana pun, baik dari dalam dan luar negeri. Perusahaan tidak hanya menilai dari sisi jumlah suntikan dana yang masuk, tetapi juga dari komitmen investor untuk mendukung proyek jalan tol.

"Kami juga lihat prospek mereka ke depan untuk mendukung jalan tol ini seperti apa," jelas dia.

Waskita Toll Road Incar Rp8 Triliun dari Lego Saham BaruKantor Pusat Waskita Karya. (Dok. www.waskita.co.id)


Untuk mengingatkan, Waskita Karya telah melepas kepemilikan sahamnya di Waskita Toll Road sebesar 29 persen pada Februari lalu dengan masuknya PT Taspen dan PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) sebagai investor melalui skema pembiayaan investasi non anggaran pemerintah (PINA).

Saat ini, Taspen menggenggam saham Waskita Toll Road sebesar 16,6 persen dan SMI sebesar 12,4 persen. Dengan demikian, kepemilikan Waskita Karya hanya tersisa 70,9 persen. Dalam hal ini, Taspen memberikan dana segar sebesar Rp2 triliun dan SMI sebesar Rp1,5 triliun.

Namun demikian, meski Waskita Karya tidak akan ikut membeli dari penerbitan saham baru Waskita Toll Road tersebut, tetapi perusahaan tetap akan menjadi pemegang saham mayoritas. Sayang, Tunggul enggan menyebut jumlah saham yang akan dilepas.

Bila dihitung, maka perusahaan maksimal akan melepas kepemilikannya 19 persen untuk tetap menjadi pemegang saham mayoritas yakni, sebesar 51 persen.

Sebagai informasi, melalui Waskita Toll Road, Waskita saat ini mengelola 17 ruas jalan tol dengan total investasi Rp113 triliun. Dua ruas tol diantaranya sudah beroperasi yakni, Tol Kanci-Pejagan sepanjang 35 kilometer (km) dan tol Pejagan-Pemalang seksi 1 dan 2 sepanjang 20,2 km.