Analis Binaartha Sekuritas Muhammad Nafan Aji Gusta Utama menuturkan, potensi capital outflow tersebut datang dari pernyataan beberapa pejabat The Fed yang akan disampaikan pekan ini terkait pertumbuhan ekonomi Amerika Serikat (AS).
"Pernyataan mengenai pertumbuhan ekonomi AS dapat memberikan efek hawkish, sehingga menyebabkan capital outflow bagi IHSG, dan pasar modal AS akan memperoleh capital inflow," papar Nafan kepada CNNIndonesia.com, dikutip Senin (27/3).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pasar juga menanti perilisan Paket Kebijakan Ekonomi XV oleh pemerintah yang mengatur tentang percepatan dan penyederhanaan dwelling time, yang hingga saat ini masih tertunda," tambahnya.
"Bulan ini juga masih berada dalam masa-masa pembagian dividen untuk beberapa emiten, hari ini IHSG berpotensi menguat," ungkap William dalam risetnya.
Menurutnya, level support IHSG masih cukup kuat untuk dipertahankan di level 5.476. Dengan demikian, IHSG berpotensi menggapai level resisten di level 5.603.