Penandatanganan perjanjian kredit dilakukan oleh SVP Corporate Banking Bank Mandiri Dikdik Yustandi dan Direktur Utama PT Jasamarga Semarang Batang Saut P. Simatupang. Masing-masing bank memiliki porsi pembiayaan sebesar Rp935 milyar.
Menurut Dikdik, penyaluran kredit ini menjadi implementasi konsistensi perseroan dalam mendukung sinergi antar BUMN pada program-program strategis pemerintah, khususnya dalam percepatan penyediaan infrastruktur utama.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Untuk itu, kami memiliki produk-produk pembiayaan yang bisa dimanfaatkan, termasuk pada tahap pembebasan lahan, pembangunan konstruksi maupun tahap pengoperasian."
Nilai tersebut naik 52 persen dari Rp5,5 triliun pada akhir 2015 seiring dengan agresifnya Pemerintah dalam mempercepat pembangunan ruas tol utama.
“Hampir 75 persen kehadiran Bank Mandiri dalam berbagai proyek jalan tol tersebut direalisasikan secara sindikasi, baik dengan bank BUMN maupun bank swasta. Hal ini merupakan salah satu strategi ini untuk mengelola risiko dan menjaga kualitas pembiayaan kami,” jelas Dikdik.
“Kredit sindikasi proyek tol Batang-Semarang ini merupakan salah satu wujud dukungan BCA dalam mendukung pembiayaan infrastruktur dimana salah satu komponennya adalah pembiayaan pembebasan lahan. Dengan adanya dukungan pembiayaan ini diharapkan pembebasan lahan dapat dilakukan tepat waktu sehingga penyelesaian proyek dapat tepat waktu," tutup Yuli.