Direktur Eksekutif Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter Bank Indonesia Dody Budi Waluyo menyebut, jumlah dana asing yang masuk (capital inflow) sejak awal tahun mencapai sekitar US$2,2 miliar. Dana tersebut mengalir ke obligasi maupun pasar modal.
"Capital inflow yang masuk sekitar US$2,2 miliar year to date, artinya masih positif kok, coba bayangin waktu Fed Fund Rate naik, kita masih bisa inflow signifikan," ujar Dody di Semarang, Kamis (30/3).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bank sentral memprediksi, tahun ini The Fed masih memiliki peluang untuk dua kali mengerek suku bunganya dengan kelipatan paling tidak 25 basis poin (bps).
artinya sudah terkakulasi," ujarnya.
Kesempatan untuk mendapatkan peringkat itu, menurutnya, masih bisa terjadi apabila Indonesia berhasil menjaga tingkat inflasi dan nilai tukar rupiah saat ini.
"Yang penting kami bisa jaga inflasi dan jaga stabilnya rupiah, yang perlu diingat rupiah itu volatilitasnya sangat kecil sekitar 2-2,3 persen, sangat bagus dari sisi pengelolaan moneter kita," pungkasnya.