Gubernur Bank Sentral dan Menteri Keuangan negara-negara ASEAN sepakat untuk mendorong integrasi keuangan kawasan dalam mewujudkan Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) 2025. Untuk itu, akan dilaksanakan implementasi aksi strategis dalam mendorong integrasi keuangan ASEAN.
Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo menjelaskan, dalam pertemuan antara Gubernur Bank Sentral dan Menteri Keuangan ASEAN disetujui sejumlah ukuran kinerja terpilih (Key Performance Indicators/KPIs) sebagai alat evaluasi agenda integrasi keuangan kawasan. KPIs tersebut tertuang dalam rencana aksi strategis integrasi keuangan 2025.
"Dengan adanya KPIs, diharapkan pengukuran kinerja inisiatif integrasi keuangan tidak hanya didasarkan pada pencapaian output dari inisiatif tersebut," ujar Agus dalam siaran pers seperti dikutip CNNIndonesia, Senin (10/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menghadapi kondisi tersebut, Agus mengaku, Gubernur dan Menteri Keuangan ASEAN tetap berkomitmen untuk meningkatkan perdagangan dan investasi yang lebih erat diantara negara ASEAN.
Koordinasi dan komitmen tersebut, diharapkan dapat mendukung pencapaian integrasi keuangan yang stabil dan berkelanjutan. Dengan demikian, manfaat integrasi dirasakan secara merata oleh seluruh masyarakat ASEAN.