Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Bambang P.S. Brodjonegoro menargetkan kajian tersebut akan diselesaikan instansinya tahun ini. Ia menyebut ada beberapa kota yang tengah dikaji Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) sebagai pusat pemerintahan baru. Salah satunya adalah Palangkaraya di Kalimantan Tengah.
"Pokoknya harus di luar Jawa. Nanti diumumkan, jangan malah memunculkan spekulan lagi," kata Bambang di Nusa Dua, Bali, dikutip dari kantor berita Antara, Senin (10/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Terkait munculnya nama Palangkaraya, sebagai kandidat ibu kota baru, ia menjelaskan rencana tersebut juga pernah digagas oleh mantan Presiden Soekarno pada tahun 1950-an.
"Maka, perlu membangun pusat perekonomian baru di luar Pulau Jawa," ujar Bambang sebelumnya.
Bila rencana tersebut benar-benar terealisasi, beban Jakarta yang kini dianggap terlalu berat, karena berperan ganda sebagai pusat pemerintahan, keuangan sekaligus pusat bisnis, dapat berkurang.
Meskipun berkurang, Bambang meyakini, kalaupun ibukota negara pindah dari Jakarta, maka pusat aktivis bisnis akan tetap berada di Jakarta.
Namun, rencana pemindahan ibukota ini menurutnya hanya bisa terwujud jika didukung keputusan politik yang melibatkan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).