Direktur IT dan Operasional Bank Sinar Mas Frenky T. Susilo menuturkan, melalui kerja sama ini nantinya warga negara Indonesia (WNI) yang ingin menjadi peserta BPJS Kesehatan bisa mendaftar melalui seluruh kantor cabang perusahaan.
“Penandatanganan kerja sama ini akan membantu pemerintah memperluas kepesertaan BPJS Kesehatan tidak hanya di kelompok usaha Sinar Mas, melainkan juga masyarakat luas yang telah dan akan menjadi nasabah kami,” ujar Frenky, dikutip dari keterangan resmi, Senin (10/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nantinya, lanjut Frenky, pembayaran iuran BPJS Kesehatan melalui Bank Sinar Mas dapat dilakukan baik melalui Anjungan Tunai Mandiri (ATM), internet banking, mobile banking maupun transaksi di teller.
Pada 2019, seluruh WNI dengan jumlah 257,5 juta orang ditargetkan terdaftar sebagai peserta program ini, termasuk orang asing yang bekerja paling singkat enam bulan di Indonesia, wajib menjadi peserta program.
Hingga akhir 2016, Bank Sinar Mas berhasil meningkatkan laba bersih 100,19 persen menjadi Rp371 miliar dari tahun sebelumnya sebesar Rp185 miliar.
Peningkatan laba bersih ditopang oleh jumlah dana pihak ketiga (DPK) yang berhasil dihimpun sebesar Rp25,08 triliun. Angka itu naik 12,17 persen dari DPK tahun sebelumnya sebesar Rp22,36 triliun.
Sementara total aset naik 11,93 persen dari Rp27,87 triliun menjadi Rp31,19 triliun. Peningkatan nilai aset dikontribusi oleh pertumbuhan kredit yang disalurkan sebesar 10,58 persen. Sementara rasio kredit bermasalah (Non Performing Loan/NPL) net pada penutupan 2016 tercatat 1,47 persen.