Budi mengaku telah menginstruksikan Direktur Jenderal Perhubungan Laut Tonny Budiono untuk menghitung tarif diskon bagi kontainer yang diangkut kapal logistik besar. Menurut Budi, kapal besar pantas mendapatkan insentif karena lebih efisien dan tepat waktu dalam mengangkut.
Setelah rampung, Budi akan mengajukan usulan formula baru tarif tersebut kepada Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. Pasalnya, tarif kontainer termasuk Penerimaan Negara Bukan Pajak yang berada di bawah kewenangan Kemenkeu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kemudian, pada 23 April 2017 mendatang, rencananya kapal besar kedua akan bersandar di Pelabuhan Tanjung Priok. Kapal bernama CMA CGM Otello memiliki kapasitas 8.238 TEUs dengan panjang kapal mencapai 334 meter. Perkiraan bongkar muat di pelabuhan Tanjung Priok mencapai 2.300 boks.
"Nanti tanggal 23 kita undang Presiden Jokowi untuk melihat kapal besar bersandar," kata Budi.