"Saya ingin menjelajah berbagai negara di dunia untuk dapat melihat pandangan dan tanggapan dari mereka mengenai kesempatan dan tantangan untuk membiayai infrastruktur di Indonesia," ujar Sri Mulyani di Kantor Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan (BPPK), Jakarta, Senin (17/4).
Menurut mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia itu, Pemerintah Indonesia perlu melihat, mempelajari, dan mengembangkan skema-skema pembiayaan proyek infrastruktur.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hanya saja, semua itu dirasa kurang lantaran pemerintah tengah dihadapkan pada keterbatasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Sedangkan jumlah proyek infrastruktur yang perlu mendapat pendanaan masih sangat banyak dan terus bertambah.
Kendati demikian, Sri Mulyani menampik bahwa kehadirannya nanti di pertemuan IMF turut mencari pembiayaan infrastruktur untuk Indonesia. Pasalnya, dalam kunjungan nanti, dirinya lebih banyak ingin belajar dibandingkan menjajal peruntungan pembiayaan.
"Kunjungan ini sifatnya teknis, bukan dalam rangka cari pendanaan dan lainnya," tegasnya.
Adapun dalam pertemuan IMF mendatang, Sri Mulyani juga akan memaparkan sejumlah persoalan lain dan kondisi ekonomi Indonesia terkini kepada seluuh anggota pertemuan. Dengan begitu, ia meyakini, dapat pula mendapat banyak masukan untuk membangun ekonomi Indonesia.