Menurutnya, sejauh ini pemerintah sedang dalam proses pembebasan lahan untuk area pembangunan 'Disneyland'.
"Sejauh ini pembebasan lahan baru 15 persen, kalau berjalan mulus (proses pembebasan lahan), pembangunan theme park akan dimulai September tahun ini," ungkapnya kepada CNNIndonesia.com melalui pesan singkat, Senin (17/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ketika disinggung mengenai investor yang menanamkan modalnya, Adi mengaku belum bisa memberikan informasi tersebut. Ia hanya bisa memberikan bocoran informasi mengenai sejumlah pemodal yang menyatakan komitmen investasi.
"Sebagai gambaran saja theme park-nya nanti gabungan dari beberapa pemilik, seperti Disney hanya sekitar 21 persen, Universal Studios 23 persen, dan beberapa investor lainnya," ungkap Adi.
Seperti diketahui rumor pembangunan Diseneyland sempat ramai diberitakan sejumlah media lokal. Bupati Boyolali Seno Samodro sebelumnya mengungkapkan pemerintah telah meneken nota kesepahaman dengan investor asal Belanda untuk pembangunan di wilayahnya.
Sejumlah media lokal juga menyebut komitmen investasi dari pemodal yang tidak disebutkan namanya bernilai Rp6 triliun.
Hanya saja, kabar ini justru dibantah oleh pihak The Walt Disney Company Asia Tenggara. Meski mengkalim Indonesia sebagai salah satu pasar prioritas raksasa hiburan asal AS tersebut, namun pihaknya membantah akan membuka Disneyland di Boyolali.
"Kami tidak memiliki rencana untuk membuka Disneyland di Indonesia saat ini," tulis The Walt Disney dalam keterangan resminya.