Berdasarkan pantauan CNNIndonesia.com, saham PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) anjlok pada sesi pertama sebesar 6,19 persen ke level Rp212 per saham, PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk (PJAA) melemah 3,46 persen ke level Rp1.675 per saham, dan PT Intiland Development Tbk (DILD) turun tipis 0,93 persen di level Rp426 per saham.
Seperti diketahui, Anies-Sandi berbeda pendapat dengan Ahok-Djarot yang mendukung proyek reklamasi teluk Jakarta. Jika memang proyek itu tidak diteruskan, maka tentu akan berpengaruh terhadap pengembang yang mengerjakan proyek tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Iya pelaku pasar banyak melakukan aksi jual, pelaku pasar menghubungkan dengan Pilkada akhirnya memilih untuk lepas terkait dengan terancamnya proyek reklamasi," ucap Reza kepada CNNIndonesia.com, Kamis (20/4).
Bahkan, jika ditelisik lebih jauh, hal ini akan mempengaruhi juga perusahaan jasa keuangan karena sejatinya proyek reklamasi ikut membutuhkan pinjaman perbankan.
"Ini kalau mau dilihat lagi malah perbankan juga kan ikut terlibat. Tapi memang kalau dilihat kasat mata itu sektor properti," terangnya.
Anies-Sandi berbeda pendapat dengan Ahok-Djarot yang mendukung proyek reklamasi teluk Jakarta. (CNN Indonesia/Hesti Rika) |
Secara keseluruhan, Reza berpendapat, pasar mulai menghubungkan kondisi politik dengan pergerakan pasar sejak Pemilihan Presiden (Pilpres) tahun 2014 lalu. Sebelumnya, siapa pun yang memenangkan Pilkada maupun Pilpres tidak akan mempengaruhi pasar, kecuali jika pemilihan itu berlangsung tidak kondusif.
Maka dari itu, Reza yakin harga saham Agung Podomoro, Pembangunan Jaya, dan Intiland Development berpeluang bangkit (rebound) pada pekan depan. Terlebih lagi, Bank Indonesia (BI) akan mengumumkan hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) nya sore ini terkait suku bunga.
"Jika tetap di level 4,75 persen, maka ada indikasi bank menurunkan suku bunga kredit. Nah itu bisa menjadi sentimen positif," tandasnya.
Anies-Sandi berbeda pendapat dengan Ahok-Djarot yang mendukung proyek reklamasi teluk Jakarta. (CNN Indonesia/Hesti Rika)