Pada tahun lalu, Astra Internasional tercatat membagikan total dividen sebesar Rp7,16 triliun atau setara Rp177 per saham.
Presiden Direktur Astra International Prijono Sugiarto menjelaskan, total dividen yang diberikan setara dengan 44,8 persen dari laba bersih yang diraih perusahaan sebesar Rp15,15 triliun pada tahun lalu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dengan memperhitungkan dividen interim tersebut, maka sisa saham yang akan dibagikan perusahaan pada 19 Mei mendatang sebesar Rp113 per saham. Pemegang saham yang diberikan merupakan yang tercatat dalam daftar pemegang saham pada 4 Mei 2017 pukul 16.00 WIB.
Adapun, Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) juga memutuskan untuk mengganti jabatan komisaris independen yang sebelumnya diduduki oleh Michinobu Sugata menjadi Budi Setidharma.
Sekadar informasi, pada kuartal pertama tahun 2017 Astra International membukukan laba bersih sebesar Rp5,08 triliun, atau naik 63 persen dari sebelumnya Rp3,11 triliun. Sementara, pendapatan bersih perusahaan meningkat 16 persen dari Rp41,88 triliun menjadi Rp48,78 triliun.