Kepala BPS Suhariyanto mengatakan, bersamaan dengan periode puasa dan Lebaran tersebut, ada kecenderungan meningkatnya harga kebutuhan pokok atau dari kelompok bahan makanan sehingga tentu memberikan dampak pada terkereknya inflasi.
"Kalau melihat yang sudah sering terjadi, selalu ada kenaikan (harga bahan pokok) di bulan puasa dan Lebaran karena permintaan bahan makanan tinggi. Jadi, harus hati-hati saat Lebaran, terutama bulan Juni," ujar Ketjuk, sapaan akrabnya di kantor BPS, Selasa (2/5).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hanya saja, tren deflasi pada komponen gejolak harga pangan (volatile foods) dalam beberapa bulan terakhir, membuat Ketjuk masih optimis bahwa sumbangan inflasi dari volatile foods tak terkerek terlalu jauh.
Tak hanya dihantui oleh kenaikan harga bahan pangan, prediksi kenaikan inflasi pada Mei dan Juni mendatang juga akan mendapat pengaruh dari komponen tingkat harga yang diatur oleh pemerintah (administered price).
Bahkan sejak awal tahun, komponen ini terus memberikan tekanan pada inflasi, yakni sebagai imbas dari kebijakan yang diambil pemerintah berupa kenaikan tarif dasar listrik (TDL) tahap ketiga bagi pengguna listrik berkapasitas 900 voltampere (VA) non subsidi mulai 1 Mei.
Hanya saja, Ketjuk belum bisa memprediksikan kisaran inflasi Mei dan Juni dengan mempertimbangkan pengaruh dari kedua komponen tersebut, baik volatile foods dan administered price. Pasalnya, kedua komponen bisa saja saling mengisi seperti yang terjadi pada bulan ini di mana volatile foods deflasi dan administered price inflasi.
"Andil kenaikan listrik Maret hanya 0,08 persen sedangkan bulan ini 0,2 persen. Tapi karena dia dikompensasi dan dinetralisir oleh deflasi bahan makanan jadi inflasi April rendah," terang Ketjuk.
Sementara, untuk April lalu, BPS mencatat laju inflasi berada dikisaran 0,09 persen, yang mendapat kontribusi besar dari dampak kenaikan tarif dasar listrik (TDL) tahap kedua bagi pengguna listrik berkapasitas 900 voltampere (VA) pasca bayar yang mulai merasakan kenaikan listrik sejak 1 Maret lalu.