Deputi Bidang Restrukturisasi dan Pengembangan Usaha Kementerian BUMN Aloysius Kiik Ro mengatakan restu diberikan agar kedua perusahaan tersebut dapat meningkatkan modalnya untuk ekspansi bisnis.
Ia mengatakan, sekuritisasi adalah penerbitan surat utang yang didasari oleh pendapatan jangka panjang. Pada tahap awal, ia mengatakan Jasa Marga akan segera melakukan sekuritisasi aset jalan tol Jagorawi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sedangkan untuk PLN, ini merupakan kali pertama perseroan untuk melakukan sekuritisasi. Dalam melakukan sekuritisasi, PLN nantinya akan menjual proyek pembangkit listrik yang dimilikinya dengan target pendapatan hingga Rp10 triliun.
"Rencananya Juni yang duluan adalah PLN. Dengan nilai sampai Rp10 triliun dan ini bisa dilakukan sekaligus tergantung market," ujarnya.