"Tidak ada. Selama ini, Lippo adalah kelompok nasional yang fokus investasinya di dalam negeri. Jadi, kita akan terus konsisten seperti itu, tak ada urusan dengan tax amnesty," ujar James saat konferensi pers di Hotel Aryaduta, Jakarta, Kamis (4/5).
Hanya saja, James membuka pintu investasi bagi sesama rekan-rekan pengusahanya bila ingin menanamkan investasi dari dana-dana repatriasi yang telah dilaporkan pada program tax amnesty lalu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tax amnesty memberikan momentum baru, semangat baru bagi pengusaha untuk berani dan mau mulai investasi besar-besaran dan jangka panjang," kata James.
Hanya saja, James belum ingin membagi komentar apakah ada penawaran investasi khusus yang ditawarkan Lippo kepada para pengusaha yang ingin menanamkan investasi, baik yang dari dana repatriasi maupun yang bukan.
Sementara untuk Meikarta, Lippo akan membangun kota baru di daerah Cikarang dengan nilai investasi mencapai Rp278 triliun untuk tahap pertama.
Meikarta diklaim Lippo akan seperti Shenzhen di China dan siap menyaingi Jakarta karena didesain dengan skala internasional dan memiliki infrastruktur terlengkap se-Asia Tenggara.
Sebagai pusat perekonomian, Meikarta merupakan kawasan yang terintegrasi dengan kawasan industri, seperti Lippo Cikarang, Jababeka, MM2100, Delta Mas, dan lainnya. Kemudian, Meikarta akan pula dikelilingi oleh pusat industri dari perusahaan-perusahaan nasional maupun multinasional raksasa, seperti Astra, Honda, Toyota, Suzuki, Mitsubishi, Isuzu, Toshiba, Samsung, Panasonic, dan lainnya.
Meikarta akan terhubung dengan sejumlah infrastruktur pemerintah, seperti ruas jalan tol Jakarta-Cikampek Elevated Highway, kereta cepat Jakarta-Bandung, pelabuhan Patimban, Bandar Udara Internasional Kertajati, dan kereta api monorail dari tujuh kota di sekitar Meikarta.