Direktur Utama Indocement Tunggal Christian Kartawijaya menjelaskan, besaran dividen tersebut setara dengan 88,4 persen laba bersih perusahaan tahun 2016 sebesar Rp3,87 triliun.
"Perusahaan memutuskan membagikan dividen sebesar Rp929 per saham," terang Christian, Senin (22/5).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bila dibandingkan dengan tahun 2015, jumlah dividen yang dibagikan mengalami peningkatan signifikan. Pada 2015, perseroan hanya membagikan dividen sebesar Rp1,52 triliun atau 35 persen dari laba bersih 2015 Rp4,36 triliun.
Sepanjang kuartal I tahun ini, perusahaan membukukan pendapatan sebesar Rp3,37 triliun atau turun 14,1 persen dari sebelumnya Rp3,92 triliun. Sementara, laba bersih perusahaan anjlok 48,7 persen menjadi hanya Rp491,56 miliar dari sebelumnya Rp958 miliar.
Menurut Christian, penurunan kinerja ini terjadi karena turunnya harga semen yang cukup signifikan seiring masih ketatnya persaingan antar perusahaan semen.