Direktur Utama KAI Edi Sukmoro mengatakan, hal ini juga dilakukan untuk menyambut bulan Ramadan dan momen Lebaran. Menurutnya, personel Tentara Nasional Indonesia (TNI) akan ditambah menjadi 1.437 personel untuk seluruh wilayah. Sementara itu, Bawah Kendala Operasi (BKO) TNI dan Polri sebanyak 266 personel.
"Waktu operasi Lebaran ini segera kami sesuaikan, kami juga mengupayakan secara ketat untuk menjaga secara langsung di titik boarding, sekaligus mengecek lingkungan stasiun," ungkap Edi, Jumat (26/5).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tapi dari hari ini pun kami sampaikan ke direksi agar selalu melakukan kegiatan di pusat-pusat stasiun," katanya.
Selain itu, melalui video confrence yang dilakukan oleh Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dengan KAI, Prasetyo berharap fasilitas angkutan motor gratis dapat berlangsung lebih baik dibandingkan dengan tahun sebelumnya.
"Dan ini (tiket h-9) sudah cukup banyak yang habis, ini pemesanan kami lakukan dengan baik," sambung Edi.
Secara keseluruhan, Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi meminta seluruh penyelenggara angkutan di stasiun, bandara, dan pelabuhan untuk memberikan pengamanan yang lebih setelah terjadi bom di Kampung Melayu.
"Hal yang penting berkaitan dengan keamanan adalah suatu keharusan oleh karenanya kami mengharuskan ramp check," tandas Budi.