Direktur Utama PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (Wika) Bintang Prabowo mengungkapkan, saat ini pihaknya tengah merampungkan pembebasan lahan di kawasan Halim, Jakarta Timur. Lahan tersebut diketahui saat ini masih berada di bawah pengelolaan TNI AU dan PT Angkasa Pura II Persero. Wika pun saat ini masih harus memproses pembebasan lahan di Karawang.
Di samping itu, masih terdapat beberapa lahan yang bersinggungan dengan perumahan warga dan ruas jalan tol milik PT Jasa Marga (Persero) Tbk.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebagai informasi, groundbreaking kereta cepat Jakarta-Bandung ini sebenarnya sudah dilakukan langsung oleh Presiden Joko Widodo pada 21 Juni 2016 lalu.
Ia mengungkapkan proyek kereta cepat sudah mendapat pendanaan tahap pertama senilai US$ 1 miliar atau Rp 13 triliun. KCIC juga telah mengantongi komitmen pinjaman dari China Development Bank (CDB) sebesar US$4,5 miliar.
"Saat ini dalam penyelesaian pembebasan lahan, kita tahu bahwa lahan ini mau tidak mau harus diselesaikan karena itu secara teknis harus selesai dulu, konstruksi sudah dilaksanakan meski dalam skala kecil," jelasnya.