Direktur Utama SMF Ananta Wiyogo mengungkapkan, perusahaan tengah melakukan proses penawaran awal (bookbuilding). Ia memprediksi, jumlah permintaan dari investor akan menggelembung seiring dengan minat investor yang menyentuh Rp1 triliun.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rencananya, perusahaan akan menerbitkan aksi korporasi ini dengan dua seri, yang terdiri dari satu tahun dan tiga tahun. Namun, perusahaan belum menentukan tingkat bunga untuk obligasi tersebut.
Sebelumnya, Ananta menyebutkan, rencana penerbitan obligasi dengan skema PUB IV ini merupakan usaha manajemen menjalankan aktivitasnya sebagai penyedia likuiditas jangka panjang bagi penyalur kredit pemilikan rumah (KPR).
"Penerbitan obligasi SMF ini untuk mendukung program pemerintah satu juta rumah melalui penyaluran pinjaman (refinancing atas KPR)," pungkasnya.
Bila dirinci, jumlah pokok seri A sebesar Rp677 miliar dan tingkat bunga 7,5 persen per tahun. Sementara, seri B memiliki jumlah pokok sebesar Rp1 triliun dengan tingkat bunga 8,4 persen.