Direktur Keuangan Poh Seng Hiap menjelaskan, perusahaan menargerkan dana sebesar Rp32 miliar-Rp48 miliar. Ia menjelaskan, perusahaan memasang rentang harga untuk IPO sebesar Rp200-Rp300 per saham.
Nantinya, sebagian besar dana hasil IPO atau 67,6 persen akan digunakan untuk membayar sebagian pokok utang di PT Bank Permata Tbk, sedangkan sisanya akan digunakan untuk pembelian tanah dan bangunan di Tanjung Morawa, Deli Serdang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kemudian, sisa utang akan dilunasi menggunakan dana internal perusahaan. Menurut Poh, manajemen menargetkan pembayaran utang dilakukan hingga akhir tahun 2021 mendatang.
Dalam melakukan IPO, perusahaan telah menunjuk PT Panin Sekuritas Tbk sebagai penjamin pelaksana emisi. Masa penawaran awal (bookbuilding) sudah dilakukan pada 2 Juni kemarin hingga 8 Juni mendatang.
Kemudian, Mark Dynamics juga menargetkan masa penawaran umum dapat dilakukan pada 22 Juni-5 Juli dan dicatatkan di Bursa Efek Indonesia (BEI) 12 Juli mendatang.
Direktur Panin Sekuritas Prama Nugraha menjelaskan, pihaknya berharap saham perusahaan ini dapat banyak diserap oleh masyarakat Medan sesuai dengan asal perusahaan tersebut berdiri.
Namun demikian, Panin Sekuritas juga akan menawarkan saham tersebut melalui cabangnya di pusat dan beberapa daerah lainnya.
Sekadar informasi, Mark Dynamics merupakan perusahaan yang memproduksi hand former dengan bahan keramik sebagai cetakan berbagai macam sarung tangan karet. Perusahaan ini berdiri pada 10 April 2002 dan termasuk dalam bidang industri manufaktur.