Amin Yasir (40) sehari-hari berjualan kantong belanjaan di Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat. Kantong tersebut didesain khusus agar kuat dan tahan lama sehingga bisa digunakan berkali-kali. Guna menjajakan kantong tersebut, Amin setiap harinya berkeliling menjajakan tas belanja sejak pukul 7 pagi.
"Ya lumayan, sehari memang enggak tentu dapetnya, bisa Rp200 ribu kadang kalau rame banget bisa sampe Rp500 ribu per hari," ujar Amin saat ditemui di Tanah Abang, awal pekan ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Amin, kebijakan plastik berbayar yang sempat berlaku sangat bagus. Selain mengurangi limbah plastik, peluang dari kebijakan ini jugalah yang ditangkap Amin untuk membuat tas inovatif "Kompek Kekinian atau Reversible Tote Bag".
"Produk ini sebagai pengganti kantong plastik untuk berbelanja diberi nama kompek kekinian, tas yang bisa digunakan berulang‑ulang karena lebih kuat dan mampu menampung belanjaan cukup banyak. Kantong ini juga banyak pilihan warna, motif dan ukurannya," kata Amin.
Salah seorang pembeli, Hera (26) mengaku lebih senang menggunakan produk tas belanja yang tahan lama ini jika dibanding harus menggunakan kantong plastik hitam. Ia mengaku tidak keberatan membeli tas belanja meski harus merogoh kocek lagi.
"Kalau yang hitam kan bikin sampah, sekali pakai langsung buang atau malah buat plastik sampah lagi," pungkasnya.