Menurut Wimboh, penentuan target kredit harus melihat beberapa faktor, di antaranya kekuatan permodalan bank."Jika dari segi permodalan, (kredit) bisa tumbuh lebih dari itu, itu bisa dilihat," ujarnya di Plaza Mandiri, Jumat (9/6).
Selain itu, otoritas juga perlu melihat kondisi likuiditas industri perbankan untuk menopang penyaluran kredit. Kalau total likuiditas perbankan tak cukup untuk menopang pertumbuhan kredit, maka perlu ada suatu kebijakan yang mendorong peningkatan likuiditas, seperti masuknya modal asing atau ekspansi anggaran.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kemudian, penentuan target pertumbuhan kredit juga harus melihat permintaan yang bisa menyerap kredit. Apabila permintaan minim, maka harus ada upaya untuk menciptakan permintaan.
Setelah melihat faktor-faktor pendorong kredit, Wimboh akan menentukan target kredit yang realistis untuk tahun ini.
Wimboh terpilih sebagai Ketua DK OJK 2017-2022 mengungguli Sigit Pramono lewat voting yang dilakukan Komisi XI DPR, Kamis (8/6). Selain Wimboh, Komisi XI juga memilih enam anggota DK OJK yaitu Riswinandi, Nurhaida, Heru Kristiyana, Hoesen, Ahmad Hidayat, dan Tirta Segara.